
MINAHASA- Dampak dari fenomena alam El Nino, memang sangat mengkhawatirkan dan patut diwaspadai. Pasalnya, selain ancaman kekeringan akibat panas berkepanjangan dan bahaya lainnya, warga mulai diserang penyakit yang menyerang di kondisi seperti ini.
Kepala Puskesmas Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, drg. Recky Lalujan, kepada Wartawan Media ini, ketika dihubungi mengatakan bahwa ada beberapa penyakit yang rentan terjadi dan tidak melihat faktor umur.
Menurut Lalujan, dampak El Nino terhadap kesehatan masyarakat cukup luas, terutama karena El Niño dapat menyebabkan peningkatan suhu dan kekeringan, serta mengubah pola curah hujan, sehingga menimbulkan masalah kesehatan. “Ada beberapa masalah yang kerap terjadi akibat cuaca panas ini, diantaranya Heat Exhaustion atau kelelahan akibat panas, Dehidrasi, Penyakit Saluran Pernapasan arau ISPA, PPOK atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis, asma, Iritasi mata dan hidung,” ujar Lalujan.
Lalujan menerangkan bahwa panas berkepanjangan ini juga, menyebabkan kekurangan ketersediaan air bersih. “Dampaknya kepada masyarakat, masalah untuk minum dan masalah sanitasi yang bisa menimbulkan resiko penyakit berkaitan dengan higiene atau kebersihan serta sanitasi,” terangnya.
Bukan hanya itu saja, menurut Lalujan, dampak dari iklim saat ini, juga bisa berpengaruh pada kesehatan mental
“Pasalnya, akibat kemarau dan panas berkepanjangan bisa terjadi gagal panen, kebakaran, kehilangan mata pencarian sehingga meningkatkan stres, kecemasan, dan masalah psikososial,” ungkapnya.
Dalam menghadapi permasalahan ini, Lalujan memberikan himbauan kepada masyarakat, mulai dari memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas, mengurangi aktivitas di luar ruangan pada saat suhu udara sangat panas, terutama pada siang hari.
“Menggunakan pelindung diri, seperti topi, payung, dan pakaian yang ringan serta nyaman saat beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker, menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah berbagai penyakit dan terus memperhatikan kondisi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan yang lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas,” himbau Lalujan, sembari menambahkan agar segera memeriksakan diri ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskes) jika ada keluhan kesehatan yang berlanjut dan semakin berat. (JM)

