
MINUT – Bupati Minahasa Utara (Minut), Dr Joune JE Ganda, SE, MAP, MM, MSi, mengimbau seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara sederhana dan penuh makna, tanpa menjadikannya sebagai beban ekonomi bagi keluarga.
Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa esensi perayaan Natal dan Tahun Baru bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada nilai-nilai iman, syukur, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan sederhana, sesuai kemampuan masing-masing keluarga. Jangan sampai perayaan ini justru menjadi beban ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan keluarga,” ujar Joune Ganda.
Ia mengingatkan masyarakat agar bijak dalam mengatur pengeluaran, menghindari perilaku konsumtif, serta tidak memaksakan diri demi mengikuti tren perayaan yang berlebihan.
Menurutnya, kesederhanaan justru akan menghadirkan makna Natal yang sesungguhnya, yakni kasih, damai, dan kebersamaan dalam keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain itu, Bupati Minut juga mengajak masyarakat untuk saling berbagi dengan sesama, khususnya kepada warga yang membutuhkan, sehingga sukacita Natal dapat dirasakan secara merata.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, saya yakin perayaan Nataru di Minahasa Utara dapat berlangsung dengan damai, aman, dan penuh berkat,” tambahnya. (Jekly)

