MANADO – Menyambut Hari Raya Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipatif terhadap potensi inflasi harga kebutuhan pokok.
Gubernur menegaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) biasanya diikuti dengan peningkatan permintaan masyarakat terhadap bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari, yang berpotensi memicu lonjakan harga di pasar.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, aktivitas konsumsi masyarakat meningkat. Oleh karena itu, saya meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk secara aktif mengantisipasi inflasi, memastikan ketersediaan stok, serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Gubernur Yulius.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, mulai dari dinas terkait, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), hingga aparat keamanan, guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi penimbunan yang merugikan masyarakat.
Selain itu, Gubernur juga mendorong pelaksanaan operasi pasar, pemantauan harga secara rutin, serta optimalisasi peran pasar murah sebagai langkah konkret menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.
“Pemerintah hadir untuk menjamin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, serta tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga,” tambahnya.
Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif, memperkuat semangat kebersamaan, serta memaknai Natal sebagai momentum mempererat persaudaraan dan persatuan di Bumi Nyiur Melambai.
Menutup pernyataannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara, seraya berharap tahun yang baru membawa kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan bagi daerah. (jek)


