
MANADO-Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), memberikan perhatian serius terhadap isu ketahanan energi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
CEP menegaskan bahwa ketahanan energi merupakan faktor krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sulut yang terus berkembang sebagai kawasan pariwisata dan investasi. Menurutnya, ketersediaan energi yang stabil dan terjangkau akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing daerah.
“Sulawesi Utara memiliki potensi besar, baik di sektor pariwisata maupun industri. Namun, semua itu membutuhkan dukungan energi yang andal,” ujar CEP.
Ia juga mendorong peningkatan infrastruktur energi, termasuk optimalisasi pembangkit listrik serta pengembangan energi baru dan terbarukan. CEP menilai, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi di masa mendatang.
Selain itu, CEP meminta perusahaan penyedia energi untuk memastikan distribusi listrik merata hingga ke wilayah terpencil di Sulut. Ia menyoroti masih adanya daerah yang mengalami keterbatasan akses listrik, yang dinilai dapat menghambat pembangunan.
Sebagai anggota Komisi VI yang membidangi perdagangan, perindustrian, dan BUMN, CEP berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang mendukung ketahanan energi nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Pemerataan energi adalah kunci untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Kita ingin tidak ada lagi wilayah yang tertinggal karena keterbatasan listrik,” tegasnya.
Dengan perhatian dari DPR RI, diharapkan upaya penguatan ketahanan energi di Sulawesi Utara dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (jekly)

