MANADO – Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Manado (Unima) memberikan edukasi mengenai bakteri asam laktat (BAL) kepada siswa SMP Kristen 46 Mapanget Barat, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Bakteri Asam Laktat: Sinergi Mikroba untuk Kesehatan Gizi Siswa SMP Kristen 46 Mapanget Barat Manado” tersebut bertujuan meningkatkan literasi sains siswa, khususnya pemahaman mengenai mikroorganisme, pangan fermentasi, kesehatan pencernaan, serta pentingnya pola konsumsi pangan bergizi dan seimbang.
Tim PKM dipimpin Dr. Helen Joan Lawalata, S.Pi., M.Si., dosen Jurusan Biologi Unima, sebagai ketua tim. Kegiatan tersebut juga melibatkan Dr. Iriani Setyawati, M.Si., dosen Jurusan Biologi Unima, sebagai anggota tim.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada peranan mikroorganisme dalam kehidupan sehari-hari. Materi diarahkan untuk meluruskan pemahaman bahwa tidak semua bakteri bersifat merugikan atau menjadi penyebab penyakit.
Salah satu mikroorganisme yang diperkenalkan adalah bakteri asam laktat. Bakteri tersebut memiliki peranan dalam proses fermentasi dan dapat ditemukan pada berbagai produk pangan fermentasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, siswa diajak memahami keterkaitan antara mikrobiologi, pangan, kesehatan pencernaan, dan gizi.
Pangan fermentasi digunakan sebagai contoh konkret untuk membantu siswa memahami bagaimana mikroorganisme tertentu dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.
Tim PKM juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih makanan yang aman, beragam, bergizi, dan seimbang. Materi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga mendorong mereka menghubungkan ilmu yang diperoleh dengan kebiasaan sehari-hari.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melihat masih terbatasnya pemahaman sebagian siswa mengenai bakteri asam laktat dan pangan fermentasi. Selain itu, masih terdapat anggapan bahwa seluruh bakteri bersifat merugikan.
Karena itu, edukasi diberikan dengan metode yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa SMP agar materi mengenai mikroorganisme dapat diterima secara lebih mudah dan menarik.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan mampu memahami peranan bakteri asam laktat, mengenali contoh pangan fermentasi, serta memahami hubungan antara mikroorganisme, makanan, kesehatan pencernaan, dan gizi.
Siswa juga diharapkan dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memilih makanan dan menjaga pola hidup serta pola makan yang sehat.
Pihak SMP Kristen 46 Mapanget Barat menyampaikan apresiasi kepada tim PKM Unima yang telah memberikan edukasi dan pengalaman baru kepada para siswa.
Kepala Sekolah SMP Kristen 46 Mapanget Barat Westy Tatulus, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Boshman Kabangunang, S.Pd., dan Guru Pendamping Susanly, S.Si., M.Si., turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut bersama seluruh warga sekolah.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam kegiatan edukasi mengenai bakteri asam laktat dan kesehatan gizi.
Tim PKM berharap kegiatan edukasi serupa dapat terus dikembangkan dengan tema-tema yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dinilai penting untuk memperluas literasi sains serta memberikan pengetahuan yang aplikatif kepada peserta didik.
Kegiatan PKM tersebut terselenggara dengan pendanaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado melalui dana PNBP Program PKM Tahun Anggaran 2026.
Kepala LPPM Unima Dr. Armstrong Sompotan, S.Si., M.Si. turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Rektor Universitas Negeri Manado Dr. Joseph P. Kambey, S.E., Ak., MBA.
(Abner)



